Produktivitas 61 gol semusim ternyata belum cukup menjamin garansi takhta Ballon d'Or bagi Harry Kane. Dari pengamatan tim redaksi, standar trofi individu era modern memang kerap menuntut kilau gelar kolektif level tertinggi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mantan bomber Inggris Teddy Sheringham secara blak-blakan menyebut penyerang Bayern Munich itu hanya jadi penggembira di 30 besar nomine. "Apakah dia mendapat suara saya? Tidak juga, bagi saya dia hanya menjadi pelengkap. Maaf, Harry!", ujar Sheringham dikutip dari talkSPORT.
Berdasarkan analisis awak media, kegagalan merengkuh Liga Champions bersama Die Roten serta tertahan di semifinal Piala Dunia 2026 bersama The Three Lions menjadi sandungan besar bagi reputasi sang algojo.
Alih-alih melirik Kane, Sheringham mengunggulkan Rodri sebagai kandidat paling layak. Faktor kepemimpinan solid serta gelar juara Piala Dunia bersama Spanyol plus domestik bersama Manchester City membuat nilai tawar gelandang itu jauh lebih tebal.