Loading
Kabayan News Jawa Barat Kabayan News Jawa Barat
/home / berita / Jokowi Jalan Kaki 500 Meter, Ribuan...
BERITA

Jokowi Jalan Kaki 500 Meter, Ribuan Warga Cirebon Histeris

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 12 September 2026
Mantan Presiden Jokowi berjalan kaki di tengah lautan warga Cirebon menuju Padepokan Anti Galau

Mantan Presiden Jokowi berjalan kaki di tengah lautan warga Cirebon menuju Padepokan Anti Galau

Suasana Desa Sinarancang, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah riuh ketika ribuan warga tumpah ruah memadati ruas jalan permukiman demi menyambut kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Berdasarkan laporan awak media, pengamanan ekstra ketat tampak dikerahkan di sekitar lokasi untuk mengatur antusiasme massa yang mengular sejak pagi hari.

Rombongan Jokowi tiba di kediaman Ustadz Ujang Bustomi dengan didampingi sang putra, Kaesang Pangarep, serta disambut oleh Bupati Cirebon Imron bersama jajaran Forkopimda. Meskipun sebuah kereta kencana megah berornamen khas telah disiapkan khusus di lokasi penyambutan, Jokowi justru memilih untuk turun dan berjalan kaki menembus kerumunan warga.

Aksi blusukan spontan sejauh kurang lebih 500 meter tersebut sontak memicu histeria publik yang mengabadikan momen langka menggunakan ponsel pintar mereka. Menurut analisis tim redaksi, keputusan berjalan kaki ini mencerminkan strategi komunikasi personal yang konsisten dibangun untuk merawat kedekatan emosional dengan masyarakat.

Perjalanan menuju Padepokan Anti Galau itu berubah menjadi parade kerakyatan tatkala Jokowi menyempatkan diri melambaikan tangan serta membalas sapaan hangat warga di sepanjang rute. Kehadiran tokoh nasional tersebut sekaligus memenuhi undangan walimatul khitan putra bungsu Ujang Bustomi yang sebelumnya disampaikan langsung di Solo.

Topics
jokowi cirebon ujang bustomi padepokan anti galau kaesang pangarep jawa barat berita nasional
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.