Tudingan bahwa Apple sudah kehabisan napas inovasi selama tiga tahun terakhir resmi dipatahkan lewat gebrakan anyar di panggung teknologi. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, narasi miring soal Siri yang tertinggal dari ChatGPT hingga ketiadaan mobil listrik langsung lenyap seketika usai raksasa Cupertino membukabrankas inovasi mereka pekan ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →CEO baru Apple John Ternus secara resmi memperkenalkan iPhone lipat perdana bertajuk iPhone Duo yang mengusung desain ala paspor lipat buku. Perangkat ini memadukan layar depan 5,4 inci yang membentang jadi 7,6 inci saat dibuka, dibanderol mulai $1.999 hingga di atas $3.100 untuk varian spesifikasi tinggi.
Sebagaimana dilaporkan analis Goldman Sachs Michael Ng, pengumuman form factor lipat, Touch ID khusus, hingga cip seri A20 selaras dengan ekspektasi pasar dan diproyeksikan menggenjot permintaan. Di sisi lain, ekosistem pendukung seperti AirPods dengan redaman bising 50 persen lebih kuat dan Apple Watch pencatat percakapan ambient turut melengkapi panggung utama.
CEO AT&T John Stankey dalam forum Goldman Sachs Communacopia & Tech mengungkapkan "I suppose it's possible, but my guess right now is we're going to kind of see it contained to a portion of the user base that wants that larger device" menilai adopsinya bakal terkonsentrasi pada segmen pembeli premium. Kendati demikian, dari analisis awak media, produk ini tetap menjadi amunisi penjualan masif.
Tim redaksi menilai banderol harga selangit bukan halangan bagi loyalis fanatik Apple untuk merapat. Dengan kembalinya taji cip memori dan ekosistem AI yang makin matang, saham Apple diprediksi melesat tinggi melampaui posisi hari ini dalam setahun ke depan.