Perbincangan mengenai cara ideal mengumpulkan pundi-pundi untuk masa tua sering kali membuat banyak orang kebingungan di tengah beragamnya panduan keuangan yang beredar. Sejumlah lembaga keuangan terkemuka merekomendasikan para pekerja untuk menyisihkan sebagian penghasilan mereka secara rutin guna membangun aset yang kuat di masa depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip laporan yang dibagikan oleh investor sekaligus pengusaha sukses Kevin O'Leary, konsistensi menyisihkan sebagian kecil dari setiap pendapatan yang diterima merupakan kunci utama. "Jika Anda menyisihkan 15 persen penghasilan secara konsisten sepanjang karier, Anda bisa menjadi miliarder saat memasuki usia pensiun," ungkapnya dalam sebuah kesempatan.
Berdasarkan analisis dari awak media, jika seorang pekerja dengan penghasilan rata-rata menginvestasikan 15 persen gajinya secara rutin dengan asumsi pengembalian yang stabil, portofolio mereka dapat tumbuh secara signifikan dalam beberapa dekade. Kendati demikian, para penasihat keuangan mengingatkan bahwa aturan ini tetap harus disesuaikan dengan kondisi finansial masing-masing individu.
Menurut Jeffrey Goodrich selaku perencana keuangan, waktu dan durasi investasi memegang peranan yang sangat krusial dalam memaksimalkan hasil akhir. Semakin dini seseorang mulai menyisihkan dananya, maka semakin besar pula potensi keuntungan dari hasil penggabungan nilai investasi yang didapatkan.
Namun, tantangan terbesar bagi kebanyakan orang saat ini adalah menyeimbangkan antara target tabungan hari tua dengan beban kewajiban utang serta biaya hidup yang terus meningkat. Oleh karena itu, perencanaan keuangan yang realistis dengan memperhitungkan gaya hidup dan sumber pendapatan lain di masa depan jauh lebih dianjurkan daripada sekadar mengejar angka nominal tertentu.