Perusahaan teknologi antariksa terkemuka SpaceX bersiap untuk mendapatkan porsi bobot yang jauh lebih besar di dalam indeks saham Nasdaq 100 pada bulan ini. Berdasarkan data proforma dari Nasdaq's Global Index Watch, bobot SpaceX diproyeksikan melonjak signifikan dari sekitar 1,28 persen menjadi sekitar 2,82 persen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →"Perubahan ini diperkirakan akan memicu aksi beli bernilai miliaran dolar oleh dana pasif dan exchange-traded funds yang melacak indeks acuan tersebut," demikian laporan dari Bloomberg.
Berdasarkan analisis awak media, kecilnya bobot awal SpaceX berkaitan erat dengan status pencatatannya pada bulan Juli lalu, di mana sebagian besar sahamnya masih terkunci dan belum tersedia untuk perdagangan publik. Namun, seiring berjalannya waktu dan berakhirnya masa penguncian tersebut, jumlah saham yang beredar bebas di pasar kian bertambah.
Meskipun sempat ada kekhawatiran bahwa gelombang pencairan saham pasca-lockup akan memicu tekanan jual yang masif, data menunjukkan bahwa para pemegang saham internal sebagian besar memilih untuk mempertahankan kepemilikan mereka, membuat pergerakan saham tetap stabil.
Kenaikan bobot ini memiliki arti krusial bagi pasar keuangan karena melibatkan pengelolaan dana raksasa. Sejumlah dana pasif terkemuka, seperti Invesco QQQ Trust Series 1 atau yang dikenal sebagai QQQ, wajib menyesuaikan portofolio kepemilikan saham mereka untuk mengikuti struktur terbaru dari indeks acuan tersebut.